KALTENGNEWS.co.id – Sampit – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kotawaringin Timur mulai menyalurkan bantuan untuk korban banjir di kabupaten itu. Sebanyak 600 paket Sembako, beserta bantuan dalam bentuk lainnya akan disebar ke 7 kecamatan yang terkena musibah banjir.
“PGRI berupaya peduli terhadap masyarakat yang terdampak banjir,” kata Ketua PGRI Kotim, Suparmadi, Minggu 12 September 2021.
Suparmadi memastikan, bantuan ini tidak hanya diperuntukkan bagi guru-guru. Melainkan juga bagi masyarakat lain yang merasakan langsung dampak banjir.
Adapun bantuan-bantuan yang diperoleh dihimpun dari sekolah-sekolah yang ada di kabupaten ini. Tak hanya sekolah maupun lembaga pendidikan, bahkan ada juga bantuan dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat.
“Kami berharap ini dapat meringankan beban saudara-saudari kita di wilayah yang terkena banjir,” katanya.
Penerimaan bantuan dimulai sejak Senin, 30 Agustus 2021, berlangsung selama dua pekan di Kantor Sekretariat PGRI Kotim. Namun, bagi para dermawan yang ingin menyumbang posko tetap dibuka.
“Ini batu tahap pertama, kita tidak tahu kondisi di wilayah banjir seperti apa. Jadi kami masih tetap buka bagi sekolah, lembaga, maupun instansi yang ingin ingin mengulurkan tangan untuk korban banjir,” pungkas Suparmadi. (aga)