Dua Kelompok Tani Gumas dapat Bantuan Babi

FOTO : Tim Balai Besar Veteriner Denpasar bersama tenaga teknis Wasbitnak madya Dinas TPHP Kalteng, Togar S. Parulian Sitanggang saat memverifikasi dua kelompok tani calon penerima bantuan ternak babi, Jumat (1/10/2021).

 

KALTENGNEWS.co.id – KUALA KURUN – Tim verifikasi Balai Besar Veteriner Denpasar, Provinsi Bali memverifikasi dua kelompok tani di Kabupaten Gunung Mas, Jumat (1/10/2021).

Kedatangan tenaga ahli madya kesehatan hewan itu bertujuan untuk mengecek kelompok tani Berkat Jaya dan Batuah di Kecamatan Kurun yang bakal mendapat bantuan ternak babi. Bantuan tersebut berupa ternak babi, biaya rehab kandang ternak dan bantuan pakan.

“Verifikasi ini untuk memastikan kebenaran dan kesiapan kelompok tani yang akan menerima bantuan ternak tersebut. Sejauh yang telah kami lihat sendiri, kelompok tani tersebut layak dengan catatan masih ada kelengkapan yang harus disiapkan” ungkapnya salah satu verifikator, Mamak Hermanto, Jumat (1/10/2021).

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Sunarti, MM melalui tenaga teknis Wasbitnak madya, Ir. Togar S. Parulian Sitanggang, S.Pt., MP., IPM. menuturkan bahwa pihaknya menjembatani antara penerima bantuan dan Balai Besar Veteriner Denpasar selaku satuan kerja Kementrian Pertanian.

”Kami bersyukur Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakilkan oleh Kabupaten Gunung Mas mendapat bantuan masing-masing 18 ekor babi usia enam bulan,” ungkapnya.

Dia juga berharap, ketika ternak babi tersebut bertumbuh maka pengelola kelompok tani bisa mengembangbiakan babi dengan baik dan bermanfaat bagi kesejahteraan anggota kelompok.

“Ada beberapa kabupaten yang bakal menjadi lokasi khusus pengembangan ternak babi di Kalteng,  diantaranya Kabupaten Gunung Mas, Barito Timur, Barito Selatan dan Palangka Raya. Semoga Gunung Mas menjadi ikon dan contoh untuk daerah lain di Kalteng,” ungkapnya. (dd/aga)

0 Reviews

Write a Review

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!