Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Potensi hasil pertanian yang berasal dari sejumlah daerah di wilayah Kota Palangka Raya terbilang cukup menjanjikan. Namun ironis, disayangkan ketika memasuki musim panen, para petani lokal justru mengalami cukup kesulitan dalam pemasaran hasil pertaniannya.
Berdasarkan pantauan lapangan, sayur mayur yang ditemui di kawasan Pasar Besar, justru didatangkan dari luar wilayah Kota Palangka Raya, salah satunya adalah dari provinsi tetangga.
Adanya kondisi demikian, nampaknya menjadi sorotan dari Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Heri Purwanto menyampaikan seraya meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) melalui instansi dinas teknis terkait untuk menanggapi persoalan tersebut.
Lebih lanjut, Heri berharap agar Pemkot Palangka Raya dapat membantu para petani lokal memasarkan hasil pertaniannya. Sehingga, para petani lokal dapat bertahan dan lebih semangat untuk mengembangkan hasil produk pertaniannya.
“Jika bisa mengangkat hasil produk dari daerah sendiri, kenapa harus mendatangkan dari luar. Saya nilai kualitas sayur mayur hasil panen petani lokal juga tidak kalah dengan wilayah luar. Kami harap hal ini dapat dicarikan jalan keluarnya untuk tujuan mensejahterakan petani lokal,” ucapnya, Senin (19/4/2021).
Lebih dalam, Legislator dewan Kota membidangi Perekonomian dan Pembangunan ini juga mengatakan bahwa perhatian dari Pemkot Palangka Raya kepada petani lokal, terutama mereka (petani, red) di daerah Kelurahan Kalampangan sudah cukup baik, bahkan pada kesempatan sebelumnya Pemkot juga pernah memberikan bantuan langsung tunai sebesar Rp. 600 ribu sebagai kompensasi atas dampak yang ditimbulkan pandemi Covid-19.
“Beberapa bantuan telah diberikan kepada para petani, sebagai penunjang untuk dapat mengembangkan hasil panen. Namun, para petani ini juga berkeinginan agar pemerintah dapat membantu mereka memasarkan hasil panennya. Untuk itu, diharapkan suatu solusi dari pemerintah setempat. Kami juga mendorong pemko untuk memperhatikan hal tersebut, demi menjaga kesejahteraan dan keberlangsungan hidup para petani lokal,” katanya.
Di sisi lain, Wakil Rakyat asal Dapil III meliputi Kecamatan Pahandut dan Sebangau ini juga mengapresiasi berbagai program yang disusun oleh pemko dalam menerapkan kebijakan pemulihan ekonomi Kota Cantik yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19.
Bantuan berupa pelatihan bagi para tenaga kerja dan para pelaku UMKM serta bantuan bibit ternak bagi para pengusaha ternak. Program tersebut tentunya sangat membantu mereka yang ingin kembali membangkitkan gairah bisnis dan memulihkan ekonomi daerah.
“Kami di lembaga DPRD akan senantiasa mendukung program pemerintah yang pro terhadap rakyat. Khususnya dalam upaya memulihkan perekonomian.” tandasnya. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di
KALTENGNEWS TV