Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) dibawah kepemimpinan Rektor UPR Dr. Andrie Elia, SE., M.Si terus menunjukkan eksistensinya, baik itu di tingkat nasional bahkan dunia internasional.
Berbagai kemajun pun, telah dibuktikan Dr. Andrie Elia sejak awal dirinya dilantik sebagai rektor pada bulan September 2018 lalu sampai sekarang ini. Adapun berbagai keberhasilan tersebut, diantaranya yakni 96 persen dari 54 Program Studi di bawah 8 Fakultas dan Program Pascasarjana, sudah mengantongi akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Tidak hanya itu, bahkan 2 program studi juga sudah mengantongi akreditasi A. Keberhasilan lainnya, yakni saat ini UPR juga telah memiliki gedung Pusat Pengembangan IPTEK dan Inovasi Gambut (PPIIG) UPR dengan 7 lantai yang memiliki puluhan ruangan, terdiri atas ruang laboratorium, ruang kantor, aula pertemuan, ruang perkuliahan bertarap internasional.
Serta ditunjang dengan sejumlah fasilitas pendukung seperti adanya lift yang mengkoneksikan antar lantai, tersedianya ruang istirahat dan lainnya. Dimana, bangunan Gedung PPIIG UPR 7 lantai tersebut, saat ini masih dalam tahap finishing.
Ketika melakukan peninjauan bersama sejumlah awak media Mitra UPR, Dr. Andrie Elia menyampaikan bahwa hasil yang telah diperoleh ini, tentunya tidak akan terwujud tanpa adanya kerjasama yang baik dari semua pihak, baik itu seluruh civitas akademika, masyarakat termasuk para awak media.
Yang lebih penting lagi, ialah Kerja Keras, Kerja Ikhlas dan Kerja Tuntas dalam menjalankan semua pekerjaan dan tugas yang sudah menjadi tanggung jawab dari masing-masing unit.

Dirinya juga mengatakan dalam menjalankan pekerjaan dan tugas, harus didasari sebuah tekad yang kuat untuk melampaui suatu target pencapaian. Dalam artian, pencapaian akhir harus bisa melampaui target yang telah ditentukan.
“Pencapaian ini bukan hanya semata-mata karena kuat dan hebat saya, tapi ini adalah berkat usaha kita bersama, komunikasi dan koordinasi tim yang solid, serta miliki sebuah tekad dan tanggung jawab dalam menjalani tugas. Selalu bekerja keras, bekerja ikhlas dan bekerja tuntas dan jangan tinggalkan ibadah, karena ini juga merupakan wujud Kasih Karunia Tuhan menyertai segala pekerjaan kita,” ungkapnya, Minggu (4/4/2021).
Lebih lanjut, Ketua Pengurus Daerah KAGAMA Provinsi Kalteng ini juga mengungkapkan bahwa pihaknya juga terus bertekad memajukan UPR. Dimana, selain sudah membangun gedung PPIIG UPR 7 lantai, di tahun 2021 ini sedang membangun gedung perkuliahan terpadu bertarap internasional.
“Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Namun, saya tetap meyakini berkat kerjasama dan kerja keras dari semua pihak, tidaklah mustahil hal ini pastilah akan terwujud,” ujarnya.
Selain itu, Andrie Elia yang juga menjabat selaku Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah ini juga mengatakan bahwa UPR salah satu Perguruan Tinggi yang berhasil memperoleh dana hibah dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) setelah mampu bersaing dengan 4.700 perguruan tinggi se Indonesia.
Dalam upaya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) baik lokal, nasional dan internasional yang unggul. Saat ini pihaknya juga tengah menggodok proposal untuk memperjuangkan dana load, dari luar negeri yang dananya mencapai Rp. 300 miliar sampai Rp. 1 Triliun.
Yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan laboratorium, hutan penelitian, dan fasilitas penunjang kampus lainya.
Sekedar untuk diketahui, saat ini UPR sudah menanam 5.000 lebih Meranti Merah di lingkungan kampus. Yangmana, kedepanya hutan maranti merah tersebut akan dijadikan sebagai salah satu pusat penelitian.
Selain itu, Ia juga menargetkan di tahun 2022 mendatang, pihaknya juga menargetkan sistem pengelolaan UPR menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Dimana, saat ini pengelolaan UPR masih berada di Satuan Kerja (Satker).
“Saya juga berharap, kedepan UPR juga bisa menjadi Lembah Kesehatan Indonesia. Yangmana, dalam rangka mewujudkan hal tersebut, tentunya harus ada pengembangan Rumah Sakit Pendidikan. Karena, mengingat UPR juga sudah memiliki Fakultas Kedokteran, sekaligus pula sebagai daerah penunjang Ibukota Negara Baru,” tutup Rektor UPR yang memiliki ciri khas selalu mengenakan peci motif loreng macan Kalimantan tersebut.
Untuk sekedar diketahui pula, dalam kunjungan peninjauan tersebut, Rektor UPR Dr. Andrie Elia, SE., M.Si juga berkesempatan melakukan penandatanganan MoU bersama sejumlah Pimpinan Redaksi dan perwakilan media, terkait kerjasama penyampaian informasi ke publik, dalam rangka membangun keterbukaan dan layanan informasi publik di lingkungan UPR. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di