Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19, hendaknya terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, melalui instansi teknisnya bersama-sama stakeholder terkait lainnya.
Hal ini sebagaimana diutarakan oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Arthur Apriosi Tuwan yang mendorong Pemko Palangka Raya, melalui instansi teknisnya, untuk merancang sejumlah program strategis, yang dapat mendukung roda perekonomian terus bergerak di tengah pandemi COVID-19.
“Saya yakin, kalau Pemko Palangka Raya melalui instansi teknisnya, memiliki sejumlah program strategis, yang diharapkan mampu membangkitkan kembali roda perekonomian di wilayah Kota Palangka Raya, agar tetap tumbuh meski sampai saat ini, masih belum ada tanda-tanda kapan pandemi COVID-19 akan berakhir,” Ucap Arthur, Rabu (17/3/2021).
Lebih lanjut, Politisi Milenial dari Partai Demorat ini juga mengharapkan, program-program Pemko Palangka Raya tersebut, hendaknya juga bisa kembali menggeliatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat, terutama bagi para pelaku UMKM lokal di wilayah Kota Palangka Raya, yakni dengan memberikan bantuan stimulan permodalan dan lain sebagainya.
Begitupun bagi para pelaku usaha UMKM lokal, sambung Arthur berharap, agar dapat terus berinovasi, dengan mengembangkan produk olahan yang dihasilkan.
Kendati diakuinya, kondisi seperti sekarang ini memang sangatlah sulit untuk melakukannya, namun ini bukan menjadi suatu penghalang bagi para pelaku usaha UMKM lokal agar berkembang, melainkan jadikanlah ini sebagai sebuah tantangan yang harus dijawab, yakni dengan selalu berinovasi tanpa henti.
Untuk itu, Ia juga meminta, kepada Pemko Palangka Raya beserta stakeholder terkait lainnya, agar dapat bersinergi, saling ‘bergandengan tangan’ dengan para pelaku usaha UMKM lokal Palangka Raya, untuk pemulihan perekonomian.
Karena, inilah menjadi kunci utama dalam pemulihan ekonomi, sekaligus pula meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Saya meyakini, jika hal ini terus dilakukan secara bersam-sama dan berkesinambungan, maka niscaya ekonomi di Kota Palangka Raya akan segera pulih,” katanya.
Arthur juga meyakini bahwa perekonomian Kota Palangka Raya, akan bisa berangsur membaik, dan akan kembali tumbuh.
Diketahui, situasi awal tahun 2020 lalu, pertumbuhan ekonomi di Kota Cantik sempat terganggu. Ditambah, saat itu Pemko Palangka Raya juga memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berdampak sangat buruk bagi perekonomian.
Kembali Arthur menambahkan, hendaknya Pemko Palangka Raya, terus mengupayakan agar perekonomian masyarakat tetap tumbuh, yakni dengan cara turut merancang sejumlah program strategis, misalnya dengan turut memasarkan hasil produk olahan, dari para pelaku usaha UMKM lokal di Kota Palangka Raya. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di
KALTENGNEWS TV