PPS-UPR Gelar Workshop Menggunakan Cara Mendeley dalam Memilih Daftar Pustaka

 PPS-UPR Gelar Workshop Menggunakan Cara Mendeley dalam Memilih Daftar Pustaka

FOTO: Direktur PPS-UPR, Prof. Dr. Ir. Yetrie Ludang, MP.,

Kaltengnews.co.id, PALANGKA RAYA – Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (PPS-UPR) menggelar workshop menggunakan cara Mendeley, untuk memilih Daftar Pustaka dalam Menyusun Tesis/Disertasi/Artikel Jurnal, melalui sambungan virtual Zoom Meeting, Senin (1/3/2021) siang tadi.

Kegiatan ini bersifat wajib diikuti oleh dosen dan mahasiswa di lingkungan PPS-UPR, dengan menghadirkan pemateri berkompeten, yakni Prof. Dr. Ir. Sarwoko Mangkoedihardjo, M.Sc.ES. dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Disela-sela kegiatan, Direktur PPS-UPR Prof. Dr. Yetrie Ludang, MP menyampaikan bahwa kegiatan ini dinilai sangat penting, terlebih dalam rangka meningkatkan pengetahuan dari para dosen maupun mahasiswa di lingkungan PPS-UPR, untuk memilih dan menentukan daftar pustaka, serta mengutip dan menyajikan kembali intisari dari sebuah referensi yang digunakan sebagai daftar pustaka, dalam penulisan Tesis/Disertasi/Artikel Jurnal.

“Kegiatan ini dimaksudkan, untuk memberikan pemahaman, pengetahuan sekaligus pula meningkatkan kecakapan, terutama bagi dosen dan mahasiswa PPS-UPR. Oleh sebab itu, kegiatan ini bersifat wajib diikuti oleh dosen dan mahasiswa, di Program Pascasarjana UPR,” Ucap Guru Besar penuh terobosan ini.

Lebih lanjut, Prof. Yetrie MP menerangkan, memang ada beberapa kiat yang perlu dipahami oleh dosen maupun mahasiswa di lingkungan PPS-UPR, terutama ketika memilih dan menentukan daftar pustaka, serta menyajikan kembali hasil kutipan referensi atau intisari dalam rangka penulisan Tesis/Disertasi/Artikel Jurnal.

“Berdasarkan pengalaman, dan setelah melalui tahapan evaluasi, yang dilakukan oleh Unit Penjaminan Mutu Internal bersama beberapa dosen di lingkungan PPS-UPR, selama tahun 2019 sampai 2020 kemarin, pada saat dosen memberikan bimbingan maupun melakukan pengujian, baik itu untuk Tesis maupun Disertasi mahasiswa, yang menjadi kelemahan adalah dalam memilih Daftar Pustaka itu sendiri. Dan itu, memang seharusnya kita tingkatkan,” katanya.

Sambung Guru Besar yang selalu menjadi inspirasi bagi civitas akademika, khususnya di lingkungan PPS-UPR ini mengutarakan, kegiatan workshop ini menjadi hal yang sangat penting, terutama dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa, saat melakukan penulisan Tesis maupun Disertasi.

Begitupun bagi para dosen di lingkungan PPS-UPR, diharapkan juga bisa memanfaatkan kesempatan baik ini, guna menunjang kinerja, terutama dalam meningkatkan kualitas dan mutu, saat melakukan penulisan jurnal, maupun melakukan bimbingan kepada mahasiswanya.

“Karena, apabila dosen maupun mahasiswa tidak tepat dalam memilih dan menentukan daftar pustaka, serta menyajikan intisari dari sebuah referensi tidak relevan, maka tentunya penulisan yang sedang dilakukan pun juga tidak sesuai dengan kaidahnya,” timpalnya.

Berdasarkan pengalaman juga, Ungkap Prof. Yetrie MP mengatakan bahwa masih ditemukan, kekurang pahaman dari mahasiswa, saat menyajikan intisari dari sebuah referensi daftar pustaka atau ketika melakukan sitasi.

Yangmana, misalnya dari referensi aslinya ada 10 paragraf, maka disajikan kesepuluh paragraf tersebut. Padahal, caranya tidaklah demikian, yang benar adalah berdasarkan referensi aslinya, kemudian diambil intisarinya saja, tanpa mengurangi dari subtansi atau maksud dari sebuah referensi itu sendiri.

Kegiatan ini, dinilai akan menjadi sangat penting, terlebih ketika mahasiswa akan menghadapi tahapan ujian tertutup Tesis maupun Disertasi. Dimana pada tahapan tersebut, sebelumnya akan dilakukan uji plagiasi oleh tim penguji dengan menggunakan metode uji turnitin. Khususnya, dilingkungan PPS-UPR hanya diperkenankan 30 persen saja.

“Namun, ironisnya berdasarkan penilaian tim plagiasi dengan metode uji turnitin, masih didapat nilai di atas 50 persen, sehingga kegiatan workshop ini menjadi sangat penting. Hal ini sekaligus pula, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan mutu dari dosen maupun mahasiswa di lingkungan PPS-UPR.” Tutupnya.

Upaya yang dilakukan ini, sekaligus pula sebagai salah satu wujud komitmen dari PPS-UPR, dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi, daya saing yang kompetitif dan inovatif, sejalan dengan motto PPS-UPR itu sendiri, yakni “Harati Bacahaya Kilau Bintang” menuju UPR Jaya Raya. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di 

KALTENGNEWS TV

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!