Pemprov Kalteng Lepas 14 Armada Bus untuk Program Mudik Gratis Idulfitri 1446 H
Bahas Upaya Peningkatan PAD Ditengah Pandemi COVID-19, Dewan Provinsi Terima Rombongan Kaji Banding DPRD Kota Banjarmasin

FOTO: Kalangan DPRD Kalteng, terima Kunjungan Kaji Banding rombongan DPRD Kota Banjarmasin, dalam rangka menggali potensi peningkatan PAD di masing-masing wilayah.
Kaltengnews.co.id, PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menerima kunjungan kaji banding, dari rombongan DPRD Kota Banjarmasin, terkait mekanisme terbaru upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam penanganan pandemi COVID-19. Pertemuan berlangsung di ruang Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kalteng, senin (11/1/2021) siang tadi.
Dimana kali ini, rombongan DPRD Kota Banjarmasin, dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Matnor Ali, Wakil Ketua II DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalsel, H. Yamin didampingi sejumlah anggota dewan lainnya.
Rombongan dititerima oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng, membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) H. Sudarsono, didampingi anggota Komisi I, Sinar Kamala.
Usai pertemuan tersebut, saat dibincangi awak media, Sekretaris Komisi II DPRD kalteng, H. Sudarsono mengungkapkan, adanya pandemi COVID-19, memiliki dampak sangat luas, termasuk pula pada penurunan PAD Kalteng.
“Dampak yang dirasakan, yakni menurunnya PAD Kalteng, bahkan untuk Kalteng sendiri, tidak dipungkiri bahwa PAD yang ditargetkan hampir tidak tercapai pada tahun 2020 lalu,” Ungkapnya.
Sambung Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng II, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan ini juga mengatakan, sudah menjadi kewajiban DPRD untuk terus mendorong Pemerintah Daerah dalam rangka peningkatan PAD. Pasalnya, Pemerintah merupakan ujung tombak suatu wilayah untuk menggali serta meningkatkan PAD, walaupun saat ini tengah berfokus pada penanganan Pandemi.
“Tugas DPRD adalah mendorong Pemerintah daerah untuk meningkatkan PAD, sehingga apa yang kita rasakan di tahun 2020 lalu, diharapkan bisa menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang di tahun 2021 ini, mengingat harus ada terobosan bagi Pemerintah untuk meningkatkan PAD disela tetap berfokus pada penanganan Pandemi,” Ucap Politisi dari Partai berlambangkan Pohon Beringin (Golkar) Kalteng tersebut.
Sementara itu, masih di hari dan tempat yang sama, Wakil Ketua II DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Gerindra Kalsel, H. Yamin mengatakan bahwa Pandemi COVID-19 sangat berdampak di wilayah Banjarmasin, sehingga mengalami kejadian yang sama dengan wilayah Kalimantan Tengah, yaitu PAD yang ditargetkan hampir tidak tercapai.
Oleh sebab itu, pihaknya bersama jajaran DPRD Kota Banjarmasin, mencoba untuk berkonsultasi dalam rangka menggali terobosan baru, untuk meningkatkan PAD, ditengah pandemi COVID-19 ke DPRD Provinsi Kalteng.
“Tentunya, kita juga merasakan sekali dampak dari Pandemi COVID-19, khususnya di sektor PAD. Bahkan, seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng sebelumnya, kami juga mengalami hal yang sama yaitu PAD yang ditargetkan hampir tidak tercapai, sehingga melalui kunjungan ini, kami berharap ada terobosan-terobosan dalam rangka peningkatan PAD ditengah Pandemi,” kata dia.
Senada, Wakil Ketua I DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Matnor Ali membenarkan bahwa sejak adanya Pandemi Covid-19, PAD Kota Banjarmasin mengalami penurunan hingga 15 persen dari total PAD 296 Milyar.
“Memang ada penurunan PAD sekitar 15 persen, namun tidak terlalu signifikan, karena sebelumnya penurunan tersebut diimbangi dengan kenaikan PAD sebanyak 20 persen sebelum Pandemi, yaitu sekitar 320 milyar di semester pertama dan saat adanya pandemi turun menjadi 296 milyar,” pungkasnya. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di
KALTENGNEWS TV