NANGA BULIK – Pencarian selama sekitar 15 jam terhadap Ikhsan Reza Pahlevi, 23, berakhir duka. Pemuda yang dikenal sebagai pendamping Purna Paskibraka Kabupaten Lamandau itu ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Lamandau, Desa Kujan, Kecamatan Bulik.
Ikhsan ditemukan tim gabungan pada Selasa (1/9/2026) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB. Jasad korban berada sekitar 20 meter dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau Hendikel membenarkan penemuan tersebut.
“Iya betul sudah ditemukan, penemuan sekitar pukul 08.30 WIB,” jelas Hendikel saat dikonfirmasi mengenai hasil pencarian.
Peristiwa itu bermula pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Ikhsan bersama dua rekannya berenang sekaligus menyeberangi Sungai Lamandau. Di tengah aliran sungai, Ikhsan diduga mengalami kelelahan dan kemudian tenggelam. Dua rekannya berhasil diselamatkan.
“Dari ketiga korban, dua di antaranya berhasil selamat,” tutur Hendikel menjelaskan kondisi dua rekan korban.
Pencarian dilakukan BPBD, Basarnas, TNI, Polri, Tagana dan masyarakat. Operasi sempat dihentikan Senin malam karena keterbatasan kondisi lapangan, kemudian kembali dilanjutkan pada Selasa pagi hingga korban ditemukan.
Duka juga dirasakan rekan-rekan korban di lingkungan Purna Paskibraka Indonesia Lamandau. Ketua PPI Lamandau Susy mengatakan korban sempat mengirim video dari tepi sungai dan mengajak teman-temannya berkumpul.
“‘Ayo merapat main ke sini,’ katanya,” tutur Susy mengenang pesan terakhir korban kepada rekan-rekannya.
“Nggak nyangka kami, kok bisa terjadi seperti ini,” ungkap Susy, menirukan perasaan rekan-rekan korban setelah mengetahui kejadian tersebut.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit sebelum diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.(NB/*)

Komentar